Update Kasus Virus Corona Indonesia; Positif 1.677 kasus, Meninggal 157 orang

Posted on

Kasus Virus Corona Indonesia

Data Virus Corona Indonesia

Update : Sabtu, 1 April 2020 ; 16.10 WIB

Virus Corona atau secara ilmiah disebut sebagai Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Penyakit yang disebabkan oleh infeksi dari virus ini disebut dengan Corona Virus Desease-19 (COVID-19).

Secara umum Virus Corona dapat mengakibatkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, hingga berdapak pada kematian.

Virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini dapat menyerang siapa saja, dari bayi, anak-anak, orang dewasa, lansia, ibu hamil, maupun ibu menyusui.

COVID-19 pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Tiongkok pada akhir bulan Desember 2019 lalu. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Tiongkok hingga ke beberapa negara, termasuk Indonesia.

Indonesia secara resmi mengumumkan terjangkit Virus Corona pada hari Senin tanggal 2 Maret 2020 yang lalu oleh presiden R.I., Ir. H. Joko Widodo didampingi oleh Menteri Kesehatan R.I. dr. Terawan Agus Putranto di Istana Negara.

World Health Organization (WHO) telah menaikkan status COVID-19 menjadi Pandemi, yaitu wabah yang berjangkit serempak di mana-mana meliputi daerah geografi yang luas.

Di Indonesia, hingga saat ini, jumlah peredaran Virus Corona telah meluas hampir ke seluruh wilayah dan terus meningkat. Berikut update data jumlah dan perkembangan sebaran Virus Corona yang ada di Indonesia.

Jumlah Kasus Virus Corona di Indonesia:

Data kumulatif kasus Corona Virus Desease-19 (Covid-19) yang terjadi di Indonesia berdasarkan tingkat serangan :

  • Total Kasus : 1.677
  • Total Kematian : 157 (9.3%)
  • Total Sembuh : 103
  • Dalam perawatan : 1.417

Data kumulatif kasus Covid-19 berdasarkan wilayah di Indonesia:

  • DKI Jakarta : 808 (sembuh: 50, meninggal: 85)
  • Jawa Barat : 220 (sembuh: 11, meninggal: 21)
  • Banten : 152 (sembuh: 7, meninggal 14)
  • Jawa Tengah : 104 (sembuh: 0, meninggal: 7)
  • Jawa Timur : 104 (sembuh: 17, meninggal: 9)
  • Sulawesi Selatan : 66 (sembuh: 0, meninggal 5)
  • DIY : 28 (sembuh: 1, meninggal 2)
  • Bali : 25 (sembuh: 10, meniggal 2)
  • Sumatera Utara : 22 (sembuh 0, meninggal 3)
  • Kalimantan Timur : 21 (sembuh: 0, meninggal: 1)
  • Kalimantan Barat : 10 (sembuh 2, meninggal: 2)
  • Papua : 10 (sembuh: 2, meninggal: 0)
  • Kalimantan tengah : 9 (sembuh: 0, meninggal: 0)
  • Sumatera Barat : 8 (sembuh: 0, meninggal: 0)
  • Lampung : 8 (sembuh: 0, meninggal: 0)
  • Kalimantan Selatan : 8 (sembuh: 0, meninggal: 0)
  • Kepulauan Riau : 7 (sembuh: 0, meninggal: 1)
  • NTB : 6 (sembuh: 0, meninggal: 0)
  • Aceh : 5 (sembuh: 0, meninggal: 0)
  • Sumatera Selatan : 5 (sembuh: 0, meninggal: 2)
  • Riau : 1 : (sembuh: 1, meninggal: 0)
  • Sulawesi Utara : 3 (sembuh: 1, meniggal 0)
  • Sulawesi Tenggara : 3 (sembuh: 0, meninggal: 0)
  • Jambi: 2 (sembuh: 0, meninggal: 0)
  • Bangka-Belitung : 2 (sembuh: 0, meninggal: 1)
  • Kalimantan Utara: 2 (sembuh: 0, meninggal: 0)
  • Sulawesi Tengah : 2 (sembuh: 0, meninggal: 0)
  • Papua Barat : 2 (sembuh: 0, meninggal: 1)
  • Bengkulu : 1 (sembuh: 0, meninggal: 1)
  • Sulawesi Barat : 1 (sembuh: 0, meninggal : 0)
  • Maluku : 1 (sembuh: 1, meninggal: 0)
  • Maluku Utara (sembuh: 0, meninggal: 0)
  • Jumlah Total : 1.677 kasus (Sembuh: 103, Meninggal: 157)

Sumber :

https://www.worldometers.info

https://www.covid19.go.id/


Update Virus Corona Indonesia dan Cara Pencegahan Virus Corona yang Direkomendasikan WHO

Menurut WHO cara mencegah penularan virus corona yang paling efektif adalah dengan menerapkan hidup sehat dan selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar. WHO menyarankan beberapa cara yang dapat mengantisipasi penyebaran virus corona terhadap diri kita. Sebagai berikut :

1. Cuci tangan sesering mungkin

Tangan merupakan media penyebaran yang paling berpeluang untuk virus corona menyerang tubuh kita. Diketahui Virus Corona dapat masuk ke dalam tubuh melalui pintu yang berisi cairan dalam tubuh. Seperti Mata, hidung, dan mulut. Jadi disarankan agar selalu menjaga kebersihan tangan dan tidak menyentuh bagian-bagian tubuh tadi.

Cuci tangan secara teratur dan sesering mungkin dengan sabun (baiknya dengan sabut anti bakteri) dan air. Atau dapat juga dilakukan dengan hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60%. Hal tersebut akan membunuh virus yang mungkin ada di tangan kita.

2. Hindari Menyentuh Mata, Hidung dan Mulut

Tangan kita terbiasa menyentuh banyak hal, dan bisa saja virus corona menempel dan nyangkut di tangan kita. Dan jika belum sempat membersihkan tangan virus tersebut dapat masuk ke dalam tubuh melalui sentuhan yang kita lakukan terhadap hidung, mata, ataupun mulut.

Jadi saat ini mari membiasakan diri untuk tidak menyentuh areal-areal tubuh tersebut. Kalau memang hidung gatal atau mata perlu dikucek, sebaiknya gunakan tissue yang bersih dan permukaan tissue yang akan digunakan untuk menyentuh mata/hidung/mulut jangan sampe menyentuh telapak tangan.

3. Terapkan Social Distancing

Usahakan selalu menjaga jarak dengan orang, khususnya yang sedang batuk dan bersin. Karena dapat menyemprotkan tetesan cairan kecil dari hidung atau mulut orang yang bersin/batuk tadi. Selain itu, jika terlalu dekat juga bisa saja kita menghirup tetesan air dari orang yang mungkin saja mengandung virus corona.

Jadi, bukan karena menyarankan untuk menjadi anti social ya, tapi untuk saat ini jaga jarak adalah hal terbaik yang bisa kita lakukan dengan orang-orang sekitar.

4. Bersin dengan Aturan yang Benar

Pastikan selalu menutup mulut dan hidung dengan menggunakan siku tangan yang ditekut dan dilapisi tissue saat batuk atau bersih. Kemudian segera buang tissue bekasnya ke tong sampah. Karena jika virus corona sedang ada dalam tubuh mu, pastinya cairan akibat batuk atau bersin tersebut juga mengandung virus corona. Jadi jangan sampai menular ke orang lain.

Saran, dari sekarang bawalah tissue kemana saja hendak pergi. Karena batuk dan bersin bisa terjadi kapan dan dimana saja walau badan kita sehat. Dan bagi para perokok, disarankan agar segera bertobat, minimal kurangi lah dan imbangi dengan olah raga dan makanan yang sehat. Semakin sehat kita, maka sistem kekabalan imun kita semakin kuat menangkal serangan virus corona.

5. Jika mengalami demam, batuk, dan kesulitan bernapas, segeralah berobat

Tetap di rumah jika Anda merasa tidak sehat. Jika kamu merasa meriang dan mengalami demam, batuk, atau  sesak nafas, segera berobat. Jangan takut, karena belum tentu itu karena virus corona. Semakin cepat kita berobat, semakin cepat penanganan dapat dilakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *